1/3 Perjalanan


Alhamdulillah puji syukur kepada Allah Yang Maha Esa, yang telah melancarkan urusan saya hari ini. Terima kasih yaa Allah.

Sedikit cerita dari sepertiga perjalanan saya menjadi seorang sarjana.

Awalnya sempat berkeinginan dapat melaksanakan ujian proposal lebih cepat dari tenggat waktu yang ditentukan. tapi begitu sampai pada pengumuman jadwal seminar, saya baru dapat kabar ternyata harus mencari dosen pembimbing kedua karena dosen pembimbing pertama belum ditetapkan sebagai doktor, padahal beliau -seperti cerita waktu itu- sudah menyelesaikan studi S3nya.

Tanpa berharap lebih banyak lagi, hati langsung turun mood. langsung ga fokus wkwkwk lebay.

Emang ga bisa fokus sih karena jadi bingung pilih dosen mana yang mau dan mampu membimbing.


Untungnya temen-temen kelas pada gercep pas dihubungin.

Singkat cerita, udah dapet pembimbing 2, tinggal daftar ulang. Terus ceritanya mau nunggu temen yang lain aja biar barengan. Tapi karena dikejar PLSP juga, jadinya daftar sendiri di tanggal 6 januari. berharap minggu depannya bisa sempro a.k.a seminar proposal.


pas keluar jadwal.. jreng .. jreengg ...


Kok nama saya gaada, lah kenapa? padahal temen yang sama-sama daftar ulang udah muncul namanya.

Karena saya orangnya panikan, langsung hilang lagi tuh fokus, bingung. akhirnya nanya lah ke bagian akademik.

W: "Salam pak, saya sudah daftar seminar dari tanggal 6, tapi sampai sekarang belum ada jadwalnya"

Y: "Oh iya gitu? Wita daftar ulang atau baru pertama daftar?"

W: "Daftar ulang pak"

Y: "Oh iya nanti aja ikut seminar berikutnya ya"

Istigfar Wit, mungkin data kamu ga terbaca. yaudah deh nunggu aja.


Setelah lebih dari 3 minggu nunggu, akhirnya keluar dah tuh jadwal seminar saya.

Bismillah semoga lancar.

Bedoa setiap selepas sholat, minta doa juga ke orang tua, ke temen supaya dilancarkan.

dan ternyata benar, semuanya lancar. Alhamdulillah.


Tapiiii yang bikin sebel itu karena dosen pembimbing sama penguji malah kurang menyimak waktu saya presentasi, beliau beliau malah nonton presentasi dosen yang mau jadi guru besar (karena ujian kita daring di masa pandemi tjuyy). Alhasil, para dosen malah nanya hal yang udah dibahas sebelumnya. bahkan dosen pembimbing akademik saya baru bergabung waktu saya selesai presentasi.

Istigfar lagi Wit, mungkin karena kesibukan.


Yaudah lah, intinya kalo mau berdoa itu jangan tanggung-tanggung, tambahin lagi semoga penguji ga nanya-nanya, semoga penguji datang tepat waktu, semoga pengujinya baik.

Hehehe. tapi saya bersyukur sih, jadwal seminarnya ga terlalu jauh dari target awal, maksudnya masih di bulan yang sama. 

Terima kasih juga kepada semua orang yang mendoakan.

Doakan lagi ya semoga tahap selanjutnya lebih lancar dari hari ini, Aamiin yaaRabbal'alaamiin🤲🤲


hv a nice day 🕊


Komentar

Postingan Populer