Hari Ibu bagiku


 Mikail Zayyid Haidar, putra pertamaku, terima kasih telah menjadikanku seorang ibu, meskipun kau tahu bahwa ibumu ini bukan ibu yang sempurna, tapi kau tetap bersedia dilahirkan olehku.

Di peringatan Hari Ibu ini, tidak ada hal yang paling kusyukuri selain karena aku masih memiliki seorang ibu dan juga kini merasakan menjadi ibu dari seorang putra, seorang malaikat yang Tuhan titipkan padaku.

Mikail, kelak kau akan menjadi dewasa, tumbuhlah menjadi anak pemberani seperti arti namamu, beranilah dalam kebenaran. Besarlah dengan kasih sayang dan kebijaksanaan. Semoga rezekimu mengalir deras seperti sungai yang tak pernah kering. Sehat dan bahagialah selalu.

Jika aku sudah tua nanti, rawatlah aku semampumu, tapi jangan pernah mengeluh sedikitpun, ya, nak. Bukan aku bermaksud untuk meminta balas budimu, tapi ketahuilah, melahirkanmu butuh perjuangan, walau banyak sakit yang kurasakan, aku tak bisa mengeluh, bahkan susu yang kau minum pun, itu adalah hasil perahan yang harus selalu diupayakan.

Mikail, surgamu ada di bawah ridhoku, tapi aku tak akan egois, aku tak akan minta kasih sayang dan cintamu terlalu banyak, karena kau pun akan berkeluarga. Tapi, seperti tadi yang kubilang, rawat aku semampumu, dan jangan pernah mengeluh.

Mikail, anakku. di Hari Ibu ini, kuucapkan terima kasih telah menjadikanku seorang ibu.🤍

Komentar

Postingan Populer