Belajar dari Drakor
Hampir 9 bulan pandemi COVID-19 mewabah di Indonesia, dan hampir selama itu aku diam di rumah. Hehehe engga juga sih, kadang keluar rumah kalo lagi ada kerjaan di luar. Tapi ya tetep aja, bisa dikatakan kadang bikin stres juga ya lama-lama di rumah.
Kalau lagi ada waktu kosong, atau mengistirahatkan pikiran dari stres
yang suka bikin emosi meluap ga karuan, aku suka menyempatkan untuk nonton drama korea
a.k.a drakor.
Bukan cuma karena visual pemerannya yang masyaallah, atau karena adegannya yang suka bikin uwwu, tapi juga karena banyak pelajaran yang bisa diambil dari dialog pemerannya loh.
Haa.. emang kenapa sama dialognya??
Jadi gini sob, selama aku nonton drakor, aku ga pernah skip skip adegan. Malah sebaliknya, kalo aku ga sempet liat/baca subtitlenya pasti aku mundurin ulang. Karena saking aku gamau melewatkan apa yang mereka ucapkan. Hahaha.
Karena kadang nih ya, dialognya itu relate banget sama kondisi dan kehidupan yang kita jalani, entah karena writer-nim nya yang memang menyesuaikan dengan keadaan saat ini, atau karena kebiasaan orang korea sana yang membiasakan percakapannya itu penuh dengan kata-kata mutiara. Pokoknya beda banget sama sinetron di sini, huehehehe.
Misalnya di drama yang baru selesai aku tonton, judulnya "18 Again". Di potongan adegan drama ini, Pak Hong lagi berbicara ke istrinya tentang pengalaman dia waktu kembali muda.
Memang sih jalan cerita drama korea kadang ada yang ga make senses, seperti pacaran dengan hantu, alien, gumiho, putri duyung, malaikat, kisah cinta dua dunia, kembali muda-seperti drama di atas-tapi ada juga yang mirip jalan cerita di FTV SCT*, pacaran dengan CEO yang awalnya dibenci jadi cinta hehehe.
Tapi di sini aku ga menyoroti jalan ceritanya, karena apapun itu pasti menarik sih. Kali ini aku bahas isi dialognya di potongan drama ini yang menurut aku bisa dijadikan pelajaran untuk kita.
Di adegan ini pak Hong udah kembali ke usianya semula (sekitar akhir 30-an) setelah tadinya dia berusia 18 tahun gara-gara permintaannya untuk mengembalikannya ke masa lalu dan ingin membahagiakan istri dan dua anaknya, karena dia digugat cerai.
Ceritanya, setelah pak Hong kembali muda, dia masuk ke sekolah yang ada anak-anaknya juga. Disana dia berusaha untuk menjadi teman buat mereka, dan dari situ pak Hong tahu kalau banyak yang dia gak tahu dari sosok anak-anaknya itu. Misalnya waktu Shi-A yang rela kerja part-time jadi penjaga toko buat biaya dia masuk ke akademi penata rias gitu, dan Shi-Woo yang ternyata dibully sama temen kelasnya. Duh sedih banget.
Nah jadi dari pengalamannya kembali muda itu, akhirnya dia belajar buat jadi bapak dan suami yang baik untuk keluarganya...Mantap kan?? kalau diceritain pasti panjang banget dah, hehehe.
Gituu sob, jadi berapapun usiamu selalu ada hal baru untuk dipelajari
yaa~
-----
Pada intinya sih, dari potongan dialog itu aku jadi teringat ke kehidupan aku sendiri, ternyata kalau dipikir-pikir banyak banget yang udah aku pelajari di usiaku yang sekarang, apalagi di kondisi pandemi ini yang membuat aku lebih banyak waktu di rumah dan akhirnya memutuskan untuk produktif dengan banyak ikut webinar sama belajar hal baru seperti belajar bahasa korea juga. Terus aku juga jadi lebih bisa menghargai waktu saat kumpul sama keluarga.





Komentar
Posting Komentar